Thursday, February 26, 2026

Aktuator

AKTUATOR DALAM SISTEM KONTROL DAN OTOMASI

Kompetensi Dasar:
1. Memahami konsep dan fungsi aktuator dalam sistem kontrol.
2. Menganalisis jenis dan prinsip kerja aktuator listrik, pneumatik, dan hidrolik.
3. Menerapkan aktuator dalam sistem berbasis mikrokontroler atau PLC.

1. Konsep Dasar Aktuator

Aktuator adalah perangkat output yang berfungsi mengubah sinyal kontrol menjadi gerakan mekanik atau aksi fisik. Aktuator merupakan bagian akhir dari sistem kontrol otomatis.

Struktur Sistem Kontrol:

Input (Sensor) → Proses (Kontroler: PLC / Arduino / ESP32) → Output (Aktuator)

Tanpa aktuator, sistem kontrol tidak dapat menghasilkan aksi nyata.

2. Fungsi Aktuator

  • Mengubah energi listrik menjadi energi mekanik.
  • Menggerakkan beban (motor, pompa, katup).
  • Mengontrol posisi, arah, dan kecepatan.
  • Menjalankan perintah otomatis.

3. Klasifikasi Aktuator

A. Berdasarkan Sumber Energi

Jenis Sumber Energi Contoh Aplikasi
Listrik Tegangan DC/AC Motor DC, Servo, Stepper, Relay Robot, Conveyor, Otomasi
Pneumatik Udara Bertekanan Silinder Pneumatik Industri Manufaktur
Hidrolik Fluida Bertekanan Silinder Hidrolik Alat Berat

4. Aktuator Listrik Secara Detail

4.1 Motor DC

Motor DC bekerja berdasarkan prinsip gaya Lorentz. Ketika arus mengalir pada kumparan dalam medan magnet, akan timbul gaya yang menyebabkan rotor berputar.

Karakteristik:

  • Tegangan kerja: 3V – 24V (umum)
  • Dapat dikontrol menggunakan PWM
  • Kecepatan sebanding dengan tegangan

4.2 Motor Servo

Motor servo memiliki sistem kontrol posisi internal. Biasanya dikendalikan menggunakan sinyal PWM dengan periode 20 ms.

Sudut kerja: 0° – 180°

Digunakan untuk: Robot arm, pintu otomatis, mekanisme presisi.

4.3 Motor Stepper

Motor stepper bergerak dalam langkah (step) tertentu, misalnya 1,8° per step.

Kelebihan:

  • Presisi tinggi
  • Tidak memerlukan sensor posisi tambahan

4.4 Relay

Relay adalah saklar elektromagnetik. Arus kecil pada kumparan akan menghasilkan medan magnet yang menarik kontak untuk menghubungkan atau memutus beban.

Fungsi: Mengontrol beban AC 220V menggunakan sinyal 5V dari mikrokontroler.

5. Prinsip Kerja Aktuator dalam Sistem IoT

Contoh sistem penyiraman otomatis:

  1. Sensor kelembaban tanah membaca nilai analog.
  2. Mikrokontroler memproses data.
  3. Jika nilai di atas batas tertentu → Relay aktif.
  4. Pompa air menyala.
Logika Program: Jika kelembaban > 2000 → Pompa ON selama 5 detik.

6. Parameter Penting Aktuator

Parameter Keterangan
Tegangan Kerja Batas tegangan operasional
Arus Kebutuhan daya
Torsi Kekuatan putaran
Kecepatan RPM (Rotation per Minute)
Daya P = V x I

7. Analisis Kesalahan Umum

  • Menghubungkan motor langsung ke pin Arduino tanpa driver.
  • Tidak menggunakan diode flyback pada relay.
  • Tegangan tidak sesuai spesifikasi aktuator.
  • Ground tidak disatukan.

8. Studi Kasus Industri

Pada sistem conveyor industri, sensor mendeteksi barang. PLC memproses sinyal dan mengaktifkan motor AC sebagai aktuator. Jika terjadi overload, sistem proteksi memutus arus.

9. Evaluasi HOTS

CBT Materi Aktuator

Kesimpulan: Aktuator adalah komponen vital dalam sistem kontrol. Pemilihan aktuator harus mempertimbangkan daya, presisi, dan kebutuhan sistem.

Monday, January 12, 2026

๐Ÿ“š Daftar Lengkap Sensor IoT

๐Ÿš€ Pusat Materi 100 Sensor IoT SMK

Daftar 100 jenis sensor IoT lengkap untuk pembelajaran Arduino & ESP32. Setiap sensor terhubung ke halaman teori, rangkaian, kode, simulasi Wokwi, dan tugas siswa.


๐ŸŒฆ️ Sensor Suhu, Kelembapan & Lingkungan

๐Ÿงช Sensor Gas & Kualitas Udara

๐Ÿ“ Sensor Jarak, Gerak & Posisi

๐Ÿ’ก Sensor Cahaya, Air, Biometrik & Industri


Kata kunci SEO: 100 sensor IoT, daftar sensor Arduino, sensor ESP32 SMK, materi IoT lengkap, simulasi Wokwi sensor.

Monday, October 13, 2025

Format Laporan

Laporan Praktik Job 1 – Menyalakan Lampu di Arduino (Kelompok)

LAPORAN PRAKTIK JOB 1 – MENYALAKAN LAMPU DI ARDUINO

Tugas ini dikerjakan secara kelompok (4 orang). Isi bagian identitas dengan nama seluruh anggota.

1. Identitas Kelompok

Nama Anggota 1[Isi Nama Lengkap]
Nama Anggota 2[Isi Nama Lengkap]
Nama Anggota 3[Isi Nama Lengkap]
Nama Anggota 4[Isi Nama Lengkap]
Kelas[Isi Kelas]
Nomor Kelompok[Isi Nomor Kelompok]

2. Judul Praktik

Menyalakan Lampu LED dengan Arduino UNO

3. Tujuan

  1. Mempelajari cara menghubungkan dan mengontrol LED menggunakan Arduino UNO.
  2. Memahami dasar pemrograman output digital pada Arduino.

4. Alat dan Bahan

NoNama Alat/BahanJumlahKeterangan
1Arduino UNO1Mikrokontroler utama
2LED1Warna bebas
3Resistor 220ฮฉ1Pembatas arus
4Breadboard1Untuk susun komponen
5Kabel jumperBeberapaPenghubung
6Kabel USB1Menghubungkan Arduino ke komputer

5. Langkah Kerja

  1. Siapkan semua alat dan bahan seperti tabel di atas.
  2. Hubungkan kaki anoda LED (kaki panjang) ke pin 13 Arduino melalui resistor 220ฮฉ.
  3. Hubungkan kaki katoda LED (kaki pendek) ke GND Arduino.
  4. Sambungkan Arduino ke komputer menggunakan kabel USB.
  5. Buka Arduino IDE, pilih board Arduino/Genuino UNO dan port yang sesuai.
  6. Salin source code pada bagian Program, klik Verify, lalu Upload ke board.
  7. Amati LED, catat hasil pengamatan (lampu menyala / berkedip / tidak menyala).

6. Program (Source Code)

Blogger kadang memodifikasi atau menghapus tag <pre>/<code> jika langsung ditempel di mode Compose. Untuk aman saat memposting di Blogger, gunakan salah satu cara berikut:

  1. Metode mudah (direkomendasikan): Salin kode di kotak textarea di bawah dan tempel di Arduino IDE — ini aman untuk siswa menyalin.
  2. Menampilkan kode di posting (aman): Di Editor Blogger pilih tab HTML (bukan Compose) lalu tempelkan blok ini persis:
    <pre><code>// Program Menyalakan Lampu LED di Arduino
    int led = 13; // LED terhubung ke pin 13
    
    void setup() {
      pinMode(led, OUTPUT); // Atur pin 13 sebagai output
    }
    
    void loop() {
      digitalWrite(led, HIGH); // LED menyala
      delay(1000);             // Tunggu 1 detik
      digitalWrite(led, LOW);  // LED mati
      delay(1000);             // Tunggu 1 detik
    }
    </code></pre>
    (Blogger akan menampilkan teks di dalam <pre> apa adanya.)

Catatan: jika ingin menampilkan kode dengan nomor baris atau warna sintaks, gunakan layanan pihak ketiga (mis. GitHub Gist) lalu sematkan link/iframe di posting — namun beberapa fitur embed juga diblokir di Blogger gratis.

7. Hasil (Pengamatan / Foto)

Pengamatan singkat:

  • LED menyala selama 1 detik dan mati selama 1 detik secara berulang.
  • Catatan lain: [Isi jika ada masalah / variasi]
Foto 1
[Upload/Ganti]
Foto 2
[Upload/Ganti]

Cara menambah foto di Blogger: saat menyunting posting, gunakan tombol "Insert image" lalu pilih file dari komputer/galeri.

8. Kesimpulan

Kesimpulan singkat dari praktik:

  1. Arduino dapat mengendalikan output digital (LED) melalui pemrograman.
  2. Fungsi pinMode(), digitalWrite(), dan delay() penting untuk membuat LED berkedip.
Dibuat untuk keperluan praktik sekolah. Ubah konten sesuai instruksi guru atau kebutuhan tugas.

Smart Garden IoT

๐ŸŒฟ Smart Garden IoT



Sistem penyiraman otomatis menggunakan sensor kelembapan tanah, ESP8266, dan ThingSpeak.

1️⃣ Komponen yang Dibutuhkan

  • ESP8266 NodeMCU
  • Sensor Kelembapan Tanah (FC-28)
  • Relay 1 Channel
  • Pompa DC mini
  • Adaptor 5V/2A atau powerbank
  • ThingSpeak account (Write API Key)

2️⃣ Diagram Blok dan Jalur Pin

KomponenPin ESP8266Fungsi
Sensor KelembapanA0Input analog kelembapan
RelayD1 (GPIO5)Aktuator pompa air
VCC3.3V / 5VPower Supply
GNDGNDGround

3️⃣ Kode Program (Arduino IDE)

#include <ESP8266WiFi.h>
#include <ThingSpeak.h>

const char* ssid = "NamaWiFi";
const char* password = "PasswordWiFi";
unsigned long channelID = 1234567; // Ganti dengan Channel ID kamu
const char* writeAPIKey = "YOUR_API_KEY";

WiFiClient client;
int sensorPin = A0;
int relayPin = D1;
int threshold = 600; // Nilai batas kelembapan (0-1023)

void setup() {
  Serial.begin(115200);
  WiFi.begin(ssid, password);
  pinMode(relayPin, OUTPUT);
  digitalWrite(relayPin, HIGH);
  ThingSpeak.begin(client);

  while (WiFi.status() != WL_CONNECTED) {
    delay(500);
    Serial.print(".");
  }
  Serial.println("Terhubung ke WiFi!");
}

void loop() {
  int kelembapan = analogRead(sensorPin);
  Serial.println("Nilai Kelembapan: " + String(kelembapan));

  if (kelembapan > threshold) {
    digitalWrite(relayPin, LOW); // Pompa ON
    ThingSpeak.writeField(channelID, 2, 1, writeAPIKey);
  } else {
    digitalWrite(relayPin, HIGH); // Pompa OFF
    ThingSpeak.writeField(channelID, 2, 0, writeAPIKey);
  }

  ThingSpeak.writeField(channelID, 1, kelembapan, writeAPIKey);
  delay(20000); // Delay 20 detik
}
  

4️⃣ Cara Kerja

  1. Sensor membaca nilai kelembapan tanah (0 = sangat basah, 1023 = sangat kering).
  2. ESP8266 mengirim data ke ThingSpeak.
  3. Jika nilai kelembapan > batas (mis. 600), pompa akan menyala otomatis.
  4. Setelah tanah basah kembali, pompa mati otomatis.

5️⃣ Tampilan Data di ThingSpeak

Masuk ke akun ThingSpeak ➜ Buat Channel baru ➜ Tambahkan Field 1 (Moisture) dan Field 2 (Pump Status).

6️⃣ Simulasi Manual (Untuk Blog)

Geser slider untuk melihat simulasi perubahan nilai kelembapan.

Nilai: 400

Status Pompa: OFF

7️⃣ Pengembangan Lanjut

  • Tambahkan notifikasi Telegram jika kelembapan sangat rendah.
  • Gunakan panel surya untuk sistem mandiri energi.
  • Buat dashboard real-time dengan Node-RED atau Blynk.

Dibuat oleh Guru PKK IoT — Edukasi SMK Digital.

Simulator Interaktif Arduino Uno

Arduino Uno

Arduino Uno adalah papan mikrokontroler berbasis ATmega328P. Simulator ini membantu memahami setiap bagian penting Arduino dengan penjelasan dan contoh penggunaannya.

Bagian & Penjelasan Lengkap

BagianTipeFungsi & KegunaanContoh Kode
Pin Digital (0–13)Input/OutputDigunakan untuk mengontrol perangkat digital seperti LED, relay, dan tombol.
Pin PWM (~3,5,6,9,10,11)PWM OutputDapat menghasilkan sinyal analog semu, digunakan untuk mengatur kecerahan LED atau kecepatan motor DC.
Pin Analog (A0–A5)Analog InputMembaca nilai dari sensor analog seperti suhu, cahaya, atau potensiometer.
Pin TX/RX (0 dan 1)Serial CommunicationTX (Transmit) untuk mengirim data, RX (Receive) untuk menerima data dari perangkat lain seperti komputer atau modul Bluetooth.
Pin Power (5V/3.3V/GND/VIN)Power SupplyMemberikan daya ke sensor atau modul eksternal. VIN digunakan untuk sumber daya eksternal hingga 12V.
Crystal OscillatorTimingMenjaga kestabilan waktu sistem Arduino dengan frekuensi 16 MHz untuk sinkronisasi proses.
Tombol ResetSwitchMengulang eksekusi program dari awal tanpa mencabut daya.
ICSP HeaderProgrammer PortDigunakan untuk memprogram ulang bootloader mikrokontroler melalui perangkat eksternal.
Mikrokontroler ATmega328PCPUMenjalankan semua instruksi program dari pengguna dan mengendalikan seluruh pin Arduino.
Port USBData & PowerUntuk upload program ke Arduino dan juga sebagai sumber daya saat terhubung ke komputer.

Monday, September 15, 2025

IoT PKK SMK Negeri 1 Kedungwuni

Selamat datang! Temukan pengalaman belajar Arduino & IoT yang menyenangkan, praktis, dan interaktif. Mari tingkatkan kreativitas dan kemampuan digital Anda bersama kami.

Sambutan Hangat

Halo Siswa, Guru, dan Pengunjung!
Blog ini dirancang untuk memberikan materi, tutorial, dan proyek IoT yang dapat dipelajari dengan mudah. Bergabunglah dalam komunitas pembelajaran kami dan wujudkan ide-ide cemerlang Anda menjadi proyek nyata.

Materi Interaktif

Pelajari Arduino & IoT dengan panduan, tips, dan modul lengkap.

Proyek Eksperimen

Coba eksperimen nyata seperti sensor, motor, dan sistem otomatis.

Komunitas Kreatif

Bergabung dengan komunitas pembelajaran, sharing ide, dan kolaborasi.

Thursday, September 11, 2025

๐Ÿšฆ Soal Latihan Arduino — Lampu Lalu Lintas 4 Arah (Job 3)

๐Ÿšฆ Soal Latihan Arduino — Lampu Lalu Lintas 4 Arah

(Soal cerita, panduan Wokwi, kode Arduino, dan tugas lanjutan — level lebih tinggi, 4 arah penuh)

๐Ÿ“ Soal Cerita

Kota Besar mulai menggunakan sistem lampu lalu lintas 4 arah (Utara, Selatan, Timur, Barat). Setiap arah memiliki tiga lampu: merah, kuning, hijau. Tantangan: Anda diminta membuat sistem lampu lalu lintas dengan aturan berikut:

  1. Urutan lampu setiap arah: Hijau → Kuning → Merah.
  2. Yang hijau hanya 1 arah dalam satu waktu (arah berlawanan tidak boleh sama-sama hijau).
  3. Durasi default: Hijau = 5 detik, Kuning = 2 detik, Merah = sesuai siklus.
  4. Urutan jalan: Utara → Timur → Selatan → Barat → kembali ke Utara.

Tugas Anda: Buat rangkaian di Wokwi (atau breadboard nyata), tulis program Arduino yang menjalankan aturan di atas, lalu screenshot hasil simulasi beserta penjelasan (10–15 baris).

๐Ÿ“ฆ Komponen

  • 1 × Arduino Uno
  • 12 × LED (4 arah × 3 warna: merah, kuning, hijau)
  • 12 × Resistor 220ฮฉ
  • Breadboard & kabel jumper
  • USB kabel / power supply 5V

๐Ÿ”Œ Skema Singkat (teks)

Utara: Hijau → Pin 2, Kuning → Pin 3, Merah → Pin 4
Timur: Hijau → Pin 5, Kuning → Pin 6, Merah → Pin 7
Selatan: Hijau → Pin 8, Kuning → Pin 9, Merah → Pin 10
Barat: Hijau → Pin 11, Kuning → Pin 12, Merah → Pin 13

Semua katoda LED → GND Arduino.



๐Ÿ’ป Kode Arduino (Copy → Paste ke Wokwi / Arduino IDE)

// Lampu Lalu Lintas 4 Arah (Utara, Timur, Selatan, Barat)

int merahu = 2;
int kuningu = 3;
int hijauu = 4;
int meraht = 5;
int kuningt = 6;
int hijaut = 7;
int merahs = 8;
int kunings = 9;
int hijaus = 10;
int merahb = 11;
int kuningb = 12;
int hijaub = 13;

void setup() {
  pinMode(merahu, OUTPUT);
  pinMode(kuningu, OUTPUT);
  pinMode(hijauu, OUTPUT);
  pinMode(meraht, OUTPUT);
  pinMode(kuningt, OUTPUT);
  pinMode(hijaut, OUTPUT);
  pinMode(merahs, OUTPUT);
  pinMode(kunings, OUTPUT);
  pinMode(hijaus, OUTPUT);
  pinMode(merahb, OUTPUT);
  pinMode(kuningb, OUTPUT);
  pinMode(hijaub, OUTPUT);


}

void loop() {
  digitalWrite(hijauu, HIGH);
  digitalWrite(meraht, HIGH);
  digitalWrite(merahs, HIGH);
  digitalWrite(merahb, HIGH);
  delay(5000);

  digitalWrite(hijauu, LOW);
  digitalWrite(kuningu, HIGH);
  delay(2000);

  digitalWrite(kuningu, LOW);
  digitalWrite(merahu, HIGH);
  digitalWrite(hijaut, HIGH);
  digitalWrite(meraht, LOW);
  delay(5000);

  digitalWrite(hijaut, LOW);
  digitalWrite(kuningt, HIGH);
  delay(2000);

  digitalWrite(kuningt, LOW);
  digitalWrite(meraht, HIGH);
  digitalWrite(hijaus, HIGH);
  digitalWrite(merahs, LOW);
  delay(5000);

  digitalWrite(hijaus, LOW);
  digitalWrite(kunings, HIGH);
  delay(2000);

  digitalWrite(kunings, LOW);
  digitalWrite(hijaub, HIGH);
  digitalWrite(merahs, HIGH);
  digitalWrite(merahb, LOW);
  delay(5000);

  digitalWrite(hijaub, LOW);
  digitalWrite(kuningb, HIGH);
  delay(2000);

  digitalWrite(kuningb, LOW);
  digitalWrite(merahb, HIGH);
  digitalWrite(merahu, LOW);
}  


    

Catatan: Semua arah dimulai merah, lalu bergantian 1 arah hijau → kuning → merah.

๐Ÿงญ Langkah Pengerjaan di Wokwi

  1. Buka wokwi.comNew Project → Arduino Uno.
  2. Tambahkan 12 LED dan 12 resistor (3 per arah × 4 arah).
  3. Hubungkan LED sesuai skema pin di atas.
  4. Salin kode Arduino ke file sketch.ino.
  5. Klik Start Simulation → amati siklus: Utara (5s hijau) → kuning (2s) → merah → lalu Timur → Selatan → Barat → kembali Utara.
  6. Screenshot hasil simulasi dan beri penjelasan singkat.

๐Ÿ”Ž Tugas Lanjutan (Level HOTS)

  1. Tambahkan fase all-red 1 detik sebelum setiap arah hijau (transisi aman).
  2. Tambahkan 4 tombol (masing-masing arah) sebagai tombol darurat polisi, yang bila ditekan memaksa arah itu hijau lebih cepat.
  3. Gunakan Serial Monitor untuk menampilkan arah mana yang hijau sekarang, dan hitungan mundur sisa detik.
  4. Modifikasi menjadi sistem 2 arah berlawanan boleh hijau bersamaan (Utara–Selatan & Timur–Barat), lalu bandingkan logikanya.