Proyek Penyiraman Tanaman Otomatis
Sistem berbasis Arduino yang dapat menyiram tanaman secara otomatis menggunakan sensor kelembaban tanah.
1. Latar Belakang
Banyak orang lupa menyiram tanaman karena kesibukan, atau menyiram secara berlebihan sehingga tanaman mati. Untuk mengatasi masalah ini, dibuatlah sistem Penyiraman Tanaman Otomatis menggunakan sensor kelembaban tanah dan Arduino Uno. Sistem ini akan menyalakan pompa air saat tanah kering, dan mematikan pompa saat tanah sudah cukup lembab.
2. Alat dan Bahan
- 1 × Arduino Uno
- 1 × Sensor Kelembaban Tanah (Soil Moisture)
- 1 × Relay Module
- 1 × Pompa air mini DC 5V–12V
- 1 × LED indikator (opsional)
- 1 × Breadboard + kabel jumper
- Selang kecil untuk mengalirkan air
- Sumber daya (Adaptor 5V/12V atau Powerbank)
3. Diagram Rangkaian
- Sensor Soil → A0 Arduino
- Relay IN → Pin 8 Arduino
- Relay VCC → 5V, Relay GND → GND Arduino
- Pompa air → Relay (terhubung dengan supply 12V)
Ilustrasi rangkaian Arduino dengan sensor kelembaban tanah dan pompa air
4. Program Arduino
int sensorPin = A0; // sensor kelembaban tanah
int relayPin = 8; // relay untuk pompa
int soilValue = 0;
void setup() {
pinMode(relayPin, OUTPUT);
digitalWrite(relayPin, HIGH); // relay mati (HIGH karena active LOW)
Serial.begin(9600);
}
void loop() {
soilValue = analogRead(sensorPin);
Serial.print("Kelembaban Tanah: ");
Serial.println(soilValue);
if (soilValue > 600) { // tanah kering
digitalWrite(relayPin, LOW); // pompa ON
} else { // tanah lembab
digitalWrite(relayPin, HIGH); // pompa OFF
}
delay(1000);
}
5. Cara Kerja
- Sensor kelembaban tanah membaca kondisi tanah (kering/lembab).
- Arduino mengolah data dari sensor.
- Jika nilai kelembaban > 600 (tanah kering), relay mengaktifkan pompa air.
- Jika nilai kelembaban <= 600 (tanah lembab), pompa dimatikan.
- Tanaman mendapat penyiraman otomatis sesuai kebutuhan air.
6. Manfaat
- Menghemat air dengan penyiraman sesuai kebutuhan tanaman.
- Memudahkan perawatan tanaman saat pemilik sibuk atau bepergian.
- Dapat dikembangkan menjadi sistem IoT dengan modul ESP8266/ESP32 untuk monitoring via smartphone.
💡 Pengembangan Lebih Lanjut
Sistem bisa ditambahkan sensor DHT11/DHT22 untuk mendeteksi suhu & kelembaban udara, lalu data ditampilkan di aplikasi mobile atau dashboard berbasis web.
No comments:
Post a Comment