๐ Membaca Tegangan ADC dengan Arduino
Arduino Uno (dan sebagian besar board Arduino lain) dilengkapi dengan ADC (Analog to Digital Converter) 10-bit. ADC berfungsi untuk mengubah sinyal analog (0–5V) menjadi nilai digital (0–1023). Dengan fitur ini, Arduino bisa membaca sensor analog seperti potensiometer, LDR, sensor suhu, dan lainnya.
๐ Konsep Dasar ADC
Konversi analog ke digital dilakukan dengan membagi rentang tegangan referensi (default 5V) menjadi sejumlah langkah.
- Resolusi ADC Arduino Uno: 10-bit (0 – 1023)
- Tegangan referensi default: 5V (dapat diubah menjadi 1.1V atau eksternal)
- Rumus konversi:
Contoh: nilai_ADC = 512, Vref = 5V → Tegangan ≈ 2.5V
๐ ️ Alat & Bahan
- 1 × Arduino Uno / Nano
- 1 × Potensiometer (10kฮฉ)
- Breadboard
- Kabel jumper
- Kabel USB untuk upload program
๐ง Rangkaian
- Kaki tengah potensiometer → pin A0 Arduino
- Kaki kiri → 5V
- Kaki kanan → GND
Rangkaian membaca tegangan dengan potensiometer di pin A0
๐ป Kode Program
Berikut kode untuk membaca nilai ADC dan menghitung tegangannya:
analogRead(A0)→ membaca input analog di pin A0Serial.print()→ menampilkan data ke Serial Monitor5.0/1023.0→ faktor konversi dari nilai ADC ke volt
๐งช Percobaan
- Putar potensiometer, perhatikan perubahan nilai ADC dan tegangan di Serial Monitor.
- Sambungkan sensor LDR ke A0 untuk membaca intensitas cahaya.
- Coba ubah tegangan referensi dengan
analogReference(INTERNAL)→ menggunakan 1.1V sebagai Vref.
๐ Kesimpulan
Dengan ADC 10-bit, Arduino dapat membaca nilai analog dengan resolusi hingga 1024 tingkat. Teknik ini sangat berguna untuk membaca sensor berbasis tegangan seperti cahaya, suhu, kelembaban tanah, dan lainnya. Memahami ADC adalah langkah penting sebelum masuk ke proyek sensor IoT yang lebih kompleks.
No comments:
Post a Comment