Materi Lengkap Sensor Cahaya LDR

Mengenal, memahami, dan memprogram sensor cahaya LDR dengan Arduino

1. Pengertian LDR

LDR (Light Dependent Resistor) atau fotoresistor adalah sebuah resistor yang nilai resistansinya berubah-ubah sesuai dengan intensitas cahaya yang mengenainya.

Semakin terang cahaya yang mengenai LDR, maka nilai resistansinya menurun. Sebaliknya, semakin gelap kondisi sekitarnya, maka nilai resistansinya meningkat.

2. Prinsip Kerja LDR

LDR terbuat dari bahan semikonduktor (misalnya cadmium sulfide) yang sensitif terhadap cahaya. Mekanismenya:

  • Saat cahaya jatuh pada permukaan LDR → elektron bebas bertambah → resistansi turun.
  • Saat gelap → elektron bebas berkurang → resistansi naik.

Hubungan antara resistansi LDR dan intensitas cahaya bersifat non-linier, tetapi cukup stabil untuk deteksi terang/gelap.

3. Karakteristik LDR

  • Resistansi dalam gelap: 1 MΩ – 10 MΩ
  • Resistansi dalam terang: 200 Ω – 10 kΩ
  • Tegangan kerja: 3.3V – 5V (melalui rangkaian pembagi tegangan)
  • Respon agak lambat dibanding sensor digital (20 – 30 ms)
  • Cocok untuk aplikasi light sensor sederhana

4. Rangkaian Dasar LDR dengan Arduino

LDR harus dipasangkan dengan resistor tetap untuk membentuk pembagi tegangan. Contoh sambungan:

  • Salah satu kaki LDR → 5V
  • Kaki LDR lainnya → pin A0 Arduino + resistor 10kΩ ke GND
  • Pembacaan tegangan dilakukan dari pin A0
Tips: Gunakan resistor 10kΩ sebagai pembanding, bisa disesuaikan tergantung sensitivitas cahaya.

5. Rumus Pembagi Tegangan

Tegangan yang masuk ke Arduino dihitung dengan:

Vout = (RLDR / (RLDR + Rfixed)) × Vcc
    

Dimana:

  • RLDR = resistansi LDR (berubah sesuai cahaya)
  • Rfixed = resistor tetap (misalnya 10kΩ)
  • Vcc = tegangan input (5V)

6. Program Arduino untuk LDR

Contoh kode membaca nilai intensitas cahaya dengan LDR:

int pinLDR = A0;  
int nilaiLDR = 0;

void setup() {
  Serial.begin(9600);
}

void loop() {
  nilaiLDR = analogRead(pinLDR); 
  Serial.print("Nilai LDR: ");
  Serial.println(nilaiLDR);

  if(nilaiLDR < 300) {
    Serial.println("Keadaan Gelap");
  } else {
    Serial.println("Keadaan Terang");
  }
  delay(1000);
}
    

7. Penerapan Sensor LDR

  • Lampu jalan otomatis (menyala saat malam, mati saat siang)
  • Sistem smart home (mengatur lampu otomatis di ruangan)
  • Robot pengikut cahaya (line follower dengan cahaya)
  • Alarm pencahayaan (deteksi ruangan gelap/terang)
  • Kamera digital (pengukur tingkat cahaya)

Kesimpulan: LDR adalah sensor cahaya sederhana berbasis resistor yang nilai resistansinya berubah sesuai intensitas cahaya. Dengan Arduino, LDR dapat digunakan untuk membuat sistem otomatisasi berbasis terang/gelap.

No comments:

Post a Comment