💡 Project LED Dasar dengan Arduino

Salah satu proyek pertama yang biasanya dipelajari saat menggunakan Arduino adalah menyalakan LED. Proyek ini sederhana tetapi sangat penting karena menjadi dasar untuk memahami cara kerja pin digital, logika HIGH/LOW, serta penggunaan delay().

🎯 Tujuan Pembelajaran

  • Memahami cara menghubungkan LED dengan board Arduino
  • Mempelajari fungsi pinMode() dan digitalWrite()
  • Mengenal konsep HIGH (1) dan LOW (0)
  • Menguji bahwa board Arduino sudah berfungsi dengan baik

🛠️ Alat & Bahan

  • 1 × Board Arduino Uno / Nano
  • 1 × LED (merah, kuning, atau hijau)
  • 1 × Resistor 220Ω – 330Ω
  • Breadboard
  • Kabel jumper
  • Kabel USB untuk menghubungkan Arduino ke komputer

🔌 Rangkaian

Hubungkan komponen seperti berikut:

  1. Kaki panjang LED (anoda) → Pin digital 8 Arduino
  2. Kaki pendek LED (katoda) → Resistor 220Ω → GND Arduino
Rangkaian LED Arduino

Contoh rangkaian LED dasar dengan Arduino Uno

💻 Kode Program: Blink LED

Berikut adalah contoh program sederhana untuk menyalakan dan mematikan LED dengan jeda 1 detik:

int ledPin = 8; // LED terhubung ke pin digital 8 void setup() { pinMode(ledPin, OUTPUT); // set pin sebagai output } void loop() { digitalWrite(ledPin, HIGH); // nyalakan LED delay(1000); // tunggu 1 detik digitalWrite(ledPin, LOW); // matikan LED delay(1000); // tunggu 1 detik }
🔎 Fungsi penting:
  • pinMode(pin, OUTPUT) → mengatur pin sebagai output
  • digitalWrite(pin, HIGH) → memberi tegangan 5V (menyalakan LED)
  • digitalWrite(pin, LOW) → memberi tegangan 0V (mematikan LED)
  • delay(ms) → menghentikan program sementara dalam milidetik

✨ Variasi Percobaan

Setelah berhasil menjalankan Blink LED, coba modifikasi kode untuk eksperimen:

  • Ubah kecepatan kedip (misalnya delay 200 ms untuk lebih cepat)
  • Gunakan beberapa LED di pin berbeda (misalnya pin 8, 9, 10)
  • Buat pola kedip seperti lampu hazard kendaraan

📖 Kesimpulan

Project LED dasar adalah langkah pertama yang penting dalam belajar Arduino. Dari percobaan sederhana ini, kita memahami konsep digital output, logika HIGH/LOW, dan timing menggunakan delay(). Prinsip ini akan menjadi dasar untuk mengontrol sensor, motor, hingga proyek IoT yang lebih kompleks.

No comments:

Post a Comment