Monday, April 6, 2026

Simulasi Sistem Monitoring Analog-Digital via Wokwi

Modul Praktik: Simulasi Sistem Monitoring Analog-Digital via Wokwi

Pada tahap ini, Anda akan mempraktikkan teori yang telah dipelajari sebelumnya. Fokus utama adalah membaca input analog dari potensiometer dan mengendalikan output digital berdasarkan ambang batas tertentu.

I. Persiapan Lingkungan Simulasi

Prosedur Persiapan:
  1. Akses situs wokwi.com.
  2. Pilih board ESP32 .
  3. Tambahkan komponen berikut melalui menu "Add":
    • 1x Potentiometer (Slide atau Rotary).
    • 1x LED (Warna bebas).
    • 1x Resistor 220 Ohm.

II. Diagram Skema dan Pengabelan



Hubungkan komponen sesuai dengan konfigurasi pin berikut untuk memastikan integritas data:

  • Potensiometer: Pin VCC ke 3.3V, GND ke GND, dan Pin Output (Tengah) ke GPIO 34 (ADC1_CH6).
  • LED: Anoda (kaki panjang) ke GPIO 2 melalui resistor 220 Ohm, Katoda ke GND.

III. Implementasi Kode Program

Program di bawah ini dirancang untuk membaca nilai resistansi potensiometer (0-4095) dan mengaktifkan LED sebagai indikator jika nilai melampaui batas 2000.

sketch.ino

/* * Project: Monitoring Analog-Digital

  • Deskripsi: Membaca ADC dan mengontrol LED */

const int potPin = 34; // Pin Input Analog 

const int ledPin = 2; // Pin LED Internal/Eksternal 

int potValue = 0; // Variabel penyimpan data

void setup() 

{ Serial.begin(115200); 

pinMode(ledPin, OUTPUT); 

Serial.println("Sistem Inisialisasi..."); }

void loop() { // Membaca resolusi 12-bit (0-4095) 

potValue = analogRead(potPin);

Serial.print("Nilai Analog: "); 

Serial.println(potValue);

// Logika Kontrol Digital if (potValue > 2000) { digitalWrite(ledPin, HIGH); 

} else { digitalWrite(ledPin, LOW); }

delay(100); // Sampling rate 10Hz }

IV. Analisis Hasil Simulasi

Setelah menekan tombol "Start Simulation", perhatikan aspek berikut pada jendela Serial Monitor:

  • Linieritas Data: Saat potensiometer diputar, nilai harus berubah secara halus dari 0 hingga 4095.
  • Akurasi ADC: ESP32 menggunakan tegangan referensi internal. Nilai 4095 merepresentasikan tegangan input maksimum sebesar 3.3V.
  • Responsivitas: LED akan segera menyala saat nilai melampaui angka 2000, membuktikan keberhasilan fungsi Conditional Logic pada mikrokontroler.
Catatan Formal: Dalam praktik nyata, pin ADC2 tidak dapat digunakan bersamaan dengan fungsi Wi-Fi. Oleh karena itu, penggunaan pin dari unit ADC1 (GPIO 32-39) sangat disarankan untuk proyek IoT yang menggunakan koneksi internet.

V. Tugas Mandiri

Untuk memperdalam pemahaman, Anda diminta untuk memodifikasi kode di atas agar LED berkedip (*blink*) dengan kecepatan yang bergantung pada nilai potensiometer. Gunakan fungsi delay(potValue); untuk mengobservasi perubahan frekuensi secara visual.

No comments:

Post a Comment